Infestasi Kecoa Bisa Sampai Laut Lepas

Banyak perusahaan oil yang harus membuat hotel dadakan ditengah laut untuk aktivitas transportasi, pesiar bahkan pengoboran minyak. Adanya aktivitas manusia membuat serangga kecil ini juga betah ikut berlayar di laut lepas. Salah satu serangga yang dapat menginfestasi lingkungan di kapal adalah kecoa.

Sampai saat ini jenis kecoa yang telah diketahui ±3.500 species. Beberapa jenis kecoa yang sering kita jumpai di pemukiman adalah kecoa German (Blatella germanica) dan kecoa Amerika (Periplaneta americana).

Hal yang mempengaruhi kecoa dapat menginfestasi perkapalan biasanya dari aktivitas manusia. Kecoa dapat terbawa melalui bahan makanan, sepatu, koper dan alat-alat lain. Kondisi kapal yang hangat dan lembab sangat nyaman bagi kecoa untuk breeding.

Menurut Aang (2012) habitat kecoa adalah tempat-tempat yang lembab, hangat, dan gelap. Tempat-tempat tersebut dapat berupa celah-celah disekitar tempat pembuangan di dapur, tempat pembuangan sampah, gudang, lemari makanan, toilet, dan septic tank. Kecoa menyukai tempat-tempat yang memiliki suhu dan kelembaban yang tinggi yaitu di dalam bangunan, basement, saluran air, dan pipa-pipa.

Pengendalian hama kecoa dengan konsep Pest Managemen adalah dengan menggabungkan beberapa teknik pengendalian yang saling kompatibel. Hal yang telah dilakukan INSEKTA FOKUSTAMA untuk pengendalian hama kecoa adalah teknik spraying, umpan dan trapping.

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam populasi hama kecoa di area perkapalan yaitu :
– Sanitasi dan kebersihan lingkungan seperti, kitchen, tenant dll.
– Kebersihan penghuni kapal
– Hama bawaan dari peralatan, barang dan alat dari luar serta dari bahan makanan
– Tempat resting hama kecoa, seperti celah dan retakan

Berikan Rating ?

LEAVE A COMMENT